Jumat, 01 Februari 2013
Instalasi Gom Player
1. Proses
awal instalasi GOM Player, anda di bawa langsung masuk ke Setup Aplikasi dan Klik NEXT to continu
Semoga bermanfaat kawan...
by : http://catatanmasreza.blogspot.com
e
22. Kemudian
akan muncul License Agreement (
persetujuan ) seperti pada gambar di bawah ini dan untuk melanjutkan Klik I AGREE.
s
33. Selanjutnya
anda diminta untuk mimilih komponen GOM Player yang akan di instal, seperti
gambar di bawah ini, anda pilih atau langsung saja Klik NEXT.
c
44. Dan
anda diminta untuk mimilih tempat untuk intaller GOM Player, untuk lebih
mudahnya langsung saja Klik NEXT.
55. Dan
dibagian selanunya anda tinggal menunggu proses GOM Player untuk meng ektract
komponen – komponen instalasi winamp.
66. Instalasi
GOM Player selesai langsung klik FINISH.
Semoga bermanfaat kawan...
by : http://catatanmasreza.blogspot.com
Instal Microsoft Office 2007
1. Double
klik pada SETUP.EXE di dalam folder Microsoft Office 2007 atau
masukkan Cd instaler Microsoft Office 2007.
2. Untuk
langkah awal instal meminta anda untuk mengisikan PRODUCT KEY (Serial Number).
Maka isikan Serial number dan setelah muncul tanda centang dan Continue.
3. Selanjutnya
klik INSTAL NOW untuk langsung instal.
4. Setelah
itu akan muncul INSTALLATION PROGRESS di bagian ini anda tinggal menunggu saja.
5. Dan
proses instalasi Microsoft Office 2007 sudah selesai lalu KLIK CLOSE.
Semoga bermanfaat kawas....
by : http://catatanmasreza.blogspot.com
Memperbaiki Printer yg tidak berfungsi
Memperbaiki
printer yang tidak
berfungsi memang bisa mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Sebagian besar pengguna komputer kurang
mengetahui bagaimana memperbaiki printer yang tidak berfungsi.
Printer yang sudah mati memang bisa dikatakan sudah mengalami kerusakan. Dan salah satu solusinya ialah dengan di perbaiki ke tukang service. Namun kali ini saya akan sedikit berbagi cerita bagaimana kalau printer itu hidup tapi tidak mau bekerja. Berikut ini solusinya saya kelompokan sesuai masalahnya.
1. Printer Normal tapi tidak mau ngeprint.
Berikut adalah langkah-langkah mengatasi masalah ini.
- Cek apakah kabel power dan datanya sudah tersambung dengan baik
- Cek driver printer apakah sudah terinstal pada komputer. Caranya buka di CONTROL PANEL >> PRINTERS AND FAXES.
- Jika driver sudah terinstal tapi tetap tidak mau ngeprint, coba kembali ke CONTROL PANEL>> ADMINISTRATIVE TOOLS >> SERVICES. Setelah itu cari kode PRINT SPOOLER dan klik RESTART THE SERVICE.
2. Lampu Printer Berkedip-kedip
Ada beberapa kemungkinan kenapa lampu printer berkedip-kedip, diantaranya:
a. Tidak ada kertas saat Proses print di mulai, solusinya cukup masukan kertas dan tekan tombol power atau yang disebelahnya.
b. Tinta habis atau cartridge perlu di Reset, caranya silahkan klik disini.
c. Ada potongan kertas yang nyangkut di dalam printer. Caranya keluarkan kertas tersebut dan tekan tombol power.
Reset Waste Ink
Counter Canon Pixma i320, i255Printer yang sudah mati memang bisa dikatakan sudah mengalami kerusakan. Dan salah satu solusinya ialah dengan di perbaiki ke tukang service. Namun kali ini saya akan sedikit berbagi cerita bagaimana kalau printer itu hidup tapi tidak mau bekerja. Berikut ini solusinya saya kelompokan sesuai masalahnya.
1. Printer Normal tapi tidak mau ngeprint.
Berikut adalah langkah-langkah mengatasi masalah ini.
- Cek apakah kabel power dan datanya sudah tersambung dengan baik
- Cek driver printer apakah sudah terinstal pada komputer. Caranya buka di CONTROL PANEL >> PRINTERS AND FAXES.
- Jika driver sudah terinstal tapi tetap tidak mau ngeprint, coba kembali ke CONTROL PANEL>> ADMINISTRATIVE TOOLS >> SERVICES. Setelah itu cari kode PRINT SPOOLER dan klik RESTART THE SERVICE.
2. Lampu Printer Berkedip-kedip
Ada beberapa kemungkinan kenapa lampu printer berkedip-kedip, diantaranya:
a. Tidak ada kertas saat Proses print di mulai, solusinya cukup masukan kertas dan tekan tombol power atau yang disebelahnya.
b. Tinta habis atau cartridge perlu di Reset, caranya silahkan klik disini.
c. Ada potongan kertas yang nyangkut di dalam printer. Caranya keluarkan kertas tersebut dan tekan tombol power.
Waste Ink Counter Reset.
Langkah 1: Manual for Service mode
1. Lepaskan kabel Power dan USB
2. Tekan dan tahan tombol POWER dan colok kabel POWER
3. Tekan tombol RESUME 2x, kemudian lepas keduanya
4. Colok kabel USB
Lankah 2 : Software untuk Reset Permanant
1. Klik link di bawah ini
2. Download General Tools i255, pilih (USB PORT)
3 .Pilih EEPROM CLEAR dan klik SET DESTINATION 1
4. Masukkan kertas dan printer akan mencetak printout data EEPROM dan melakukan test printhead utk semua nozzle (hitam dan warna)
5. Matikan printer.
Step 1 : Manual for Service Mode
1. Turn off the printer. And disconnect the printer cable.
2. Press and hold the POWER button, turn on the printer.
3. The indicator (L.E.D.) should be green.
4. Press and release the RESUME button , the indicator (L.E.D.) should be orange.
5. Press and release the RESUME button again, the indicator (L.E.D.) should be green.
6. Release both buttons.
7. Connect USB cable
Step 2 : Software for permanent reset
1. Reconnect the
printer cable.2.Open General Tools i255 and select (USB PORT)
3 .Check on EEPROM CLEAR
4. Click SET DESTINATION 1
Rabu, 04 Juni 2008
Reset Waste Ink Canon MP160 dan MP145
Canon MP160 , MP1451) With the printer powered off but connected to a power source, press the Power button while pressing and holding
the Stop/ Reset button.
2) When the Power is lit, press the Stop/Reset button two times while pressing and holding the Power button.
3) When releasing the Power button and the Stop / Reset button (regardless of order), the printer will move into a
service mode. (Waiting for menu selection)
4) When the on/off lights in green, press the Stop/Reset button the specified number of time(s) according to the
function listed in the table below.(Each time the Stop/Reset button is pressed, the LED lights alternately in
orange and green, starting with orange.)note: press 4 times for waste ink counter reset.
The number of the Reset
button pressing
LED Function Remarks
0 time Green Power off
1 time Orange Service pattern print
2 times Green EEPROM print
3 times Orange EEPROM reset
4 times Green Waste ink counter reset
5) Unplug cable power. (for MP145 / MP150)
6) Turn Off Power. (for MP160)
Error Code :
E2-2 = No paper (ASF)
E3-3 = Paper jam
E4 = No ink
E5-5 = The ink cartridges are not installed or a non-supported ink cartridge is installed, or the ink cartridges are not installed properly
E8 = Waste ink absorber full, or platen waste ink absorber full
E9 = The connected digital camera / video camera does not support Camera Direct Printing
E14 = The Ink cartridges whose destination are wrong
E15 = Ink cartridge is not installed E16 - Ink remaining is unknown
E16 -E19 = Failed to scan head alignment sheet
E22 = Carriage error
E23 = Paper feed error
E24 = Purge unit error
E25 = ASF(cam) sensor error
E26 = Internal temperature rise error
E27 = Waste ink absorber full or platen waste ink absorber full
E28 = Ink cartridge temperature rise error -
E29 = EEPROM error
E33 = Paper feed position error
E35 15 = USB Host VBUD overcurrent error - USB
E37 17 = Abnormal motor driver error
E40 20 = Other hardware error
E42 22 = Scanner error
MERESET WASTE INK COUNTER PADA CANON MP160 DAN MP145
1. Matikan printer (kabel power masih tercolok), tekan dan tahan tombol STOP/RESET kemudian tekan tombol ON/OFF dan lepas STOP/RESET
2. Tahan tombol ON/OFF, tekan tombol STOP/RESET 2x
3. Lepaskan kedua tombol dan printer akan masuk ke SERVICE MODE (muncul angka NOL)
4. Printer akan charging
5. Setelah printer selesai charging, tekan tombol STOP/RESET 4x.
6. Setiap kali tombol STOP/RESET ditekan, lampu ON/OFF akan berubah warna hijau dan oranye.
7. Tekan tombol ON/OFF 1X, angka berubah ke SATU (1)
8. Matikan printer dan cabut kabel POWER.
9. Hidupkan kembali printer
Kode Error Canon MP160 dan MP145
E2-2 = No paper (ASF)
E3-3 = Paper jam
E4 = No ink
E5-5 = The ink cartridges are not installed or a non-supported ink cartridge is installed, or the ink cartridges are not installed properly
E8 = Waste ink absorber full, or platen waste ink absorber full
E9 = The connected digital camera / video camera does not support Camera Direct Printing
E14 = The Ink cartridges whose destination are wrong
E15 = Ink cartridge is not installed E16 - Ink remaining is unknown
E16 -E19 = Failed to scan head alignment sheet
E22 = Carriage error
E23 = Paper feed error
E24 = Purge unit error
E25 = ASF(cam) sensor error
E26 = Internal temperature rise error
E27 = Waste ink absorber full or platen waste ink absorber full
E28 = Ink cartridge temperature rise error -
E29 = EEPROM error
E33 = Paper feed position error
E35 15 = USB Host VBUD overcurrent error - USB
E37 17 = Abnormal motor driver error
E40 20 = Other hardware error
E42 22 = Scanner error
MERESET
WASTE INK COUNTER PADA CANON MP160 DAN MP145
1. Matikan printer (kabel power masih tercolok), tekan dan tahan tombol STOP/RESET kemudian tekan tombol ON/OFF dan lepas STOP/RESET
2. Tahan tombol ON/OFF, tekan tombol STOP/RESET 2x
3. Lepaskan kedua tombol dan printer akan masuk ke SERVICE MODE (muncul angka NOL)
4. Printer akan charging
5. Setelah printer selesai charging, tekan tombol STOP/RESET 4x.
6. Setiap kali tombol STOP/RESET ditekan, lampu ON/OFF akan berubah warna hijau dan oranye.
7. Tekan tombol ON/OFF 1X, angka berubah ke SATU (1)
8. Matikan printer dan cabut kabel POWER.
9. Hidupkan kembali printer
Kode Error Canon MP160 dan MP145
E2-2 = No paper (ASF)
E3-3 = Paper jam
E4 = No ink
E5-5 = The ink cartridges are not installed or a non-supported ink cartridge is installed, or the ink cartridges are not installed properly
E8 = Waste ink absorber full, or platen waste ink absorber full
E9 = The connected digital camera / video camera does not support Camera Direct Printing
E14 = The Ink cartridges whose destination are wrong
E15 = Ink cartridge is not installed E16 - Ink remaining is unknown
E16 -E19 = Failed to scan head alignment sheet
E22 = Carriage error
E23 = Paper feed error
E24 = Purge unit error
E25 = ASF(cam) sensor error
E26 = Internal temperature rise error
E27 = Waste ink absorber full or platen waste ink absorber full
E28 = Ink cartridge temperature rise error -
E29 = EEPROM error
E33 = Paper feed position error
E35 15 = USB Host VBUD overcurrent error - USB
E37 17 = Abnormal motor driver error
E40 20 = Other hardware error
E42 22 = Scanner error
1. Matikan printer (kabel power masih tercolok), tekan dan tahan tombol STOP/RESET kemudian tekan tombol ON/OFF dan lepas STOP/RESET
2. Tahan tombol ON/OFF, tekan tombol STOP/RESET 2x
3. Lepaskan kedua tombol dan printer akan masuk ke SERVICE MODE (muncul angka NOL)
4. Printer akan charging
5. Setelah printer selesai charging, tekan tombol STOP/RESET 4x.
6. Setiap kali tombol STOP/RESET ditekan, lampu ON/OFF akan berubah warna hijau dan oranye.
7. Tekan tombol ON/OFF 1X, angka berubah ke SATU (1)
8. Matikan printer dan cabut kabel POWER.
9. Hidupkan kembali printer
Kode Error Canon MP160 dan MP145
E2-2 = No paper (ASF)
E3-3 = Paper jam
E4 = No ink
E5-5 = The ink cartridges are not installed or a non-supported ink cartridge is installed, or the ink cartridges are not installed properly
E8 = Waste ink absorber full, or platen waste ink absorber full
E9 = The connected digital camera / video camera does not support Camera Direct Printing
E14 = The Ink cartridges whose destination are wrong
E15 = Ink cartridge is not installed E16 - Ink remaining is unknown
E16 -E19 = Failed to scan head alignment sheet
E22 = Carriage error
E23 = Paper feed error
E24 = Purge unit error
E25 = ASF(cam) sensor error
E26 = Internal temperature rise error
E27 = Waste ink absorber full or platen waste ink absorber full
E28 = Ink cartridge temperature rise error -
E29 = EEPROM error
E33 = Paper feed position error
E35 15 = USB Host VBUD overcurrent error - USB
E37 17 = Abnormal motor driver error
E40 20 = Other hardware error
E42 22 = Scanner error
Semoga Bermanfaat kawan
by : http://catatanmasreza
by : http://catatanmasreza
Tips Membuat Jaringan Wi-Fi
Wireless LANAnda dapat membuat jaringan rumah
atau kantor kecil tanpa menggunakan access point atau hub/router. Seperti
halnya jaringan peerto-peer pada jaringan yang menggunakan NIC. Tidak hanya
itu, jaringan peer-to-peer dengan Wi-Fi dapat dilakukan dengan lebih dari dua
komputer dan dengan kecepatan yang jauh lebih besar.
1.
Aktifkan Wi-Fi Anda
Langkah pertama yang paling penting adalah
mempersiapkan perangkat jaringan wireless Anda dan mengaktifkannya. Cara
mengaktifkan fitur Wi-Fi pada setiap komputer cukup beragam. Ada yang harus
menekan tombol khusus baru kemudian aktif. Ada juga yang cukup mengaktifkannya
melalui layar Windows Anda. Untuk mengaktifkannya melalui layar monitor; buka
Control Panel, Network Connection, pada icon Wireless Network Connection klik
kanan dan pilih Enable. Setelah itu, klik kanan kembali dan pilih View
Available Wireless Network. Jika pada layar ada sebuah koneksi wireless
tersedia, Anda tinggal pilih kemudian tekan tombol Connect.
2.
Buat Jaringan Wi-Fi Sendiri
Namun bila koneksi Wi-Fi belum tersedia, Anda
memang harus membuatnya sendiri. Apalagi pada komputer pertama sekali yang akan
digunakan untuk jaringan. Caranya cukup pergi ke Control Panel, pilih Network
Connection. Kemudian pada halaman NetworkConnection pilih Wireless Network
Connection. Klik kanan kemudian pilih Properties. Setelah itu, buka halaman
Wireless Network. Pada halaman ini berikan tanda centang pada Use Windows to
configure my wireless network settings. Kemudian tekan tombol Add di bagian
Prefered Networks.
3.
Namakan Koneksi
Langkah kedua adalah menamakan koneksi
wireless yang akan Anda buat. Nama koneksi dapat terserah diberikan, pengetikan
nama koneksi dilakukan dalam boks SSID. Jika Anda ingin memiliki password untuk
jaringan ini, pada opsi The key is provided for me automatically hapus tanda
centang. Kemudian pada drop down menu Network Authentication, pilih Open atau
Shared untuk menggunakan network key WEP atau memilih WPA-None untuk memilih
menggunakan network key WPA. WPA memang lebih baik, namun tidak semua perangkat
mendukungnya. Kemudian masukkan kuncinya pada kolom Network key dan Confirm
network key.
4.
Berikan Password WEP
Bila Anda memilih untuk memberikan password
atau key secara manual, maka pada layar selanjutnya Anda akan dipertanyakan
password tersebut. Bila Anda menggunakan password WEP (Wired Equivalent
Privacy) ada aturan penggunaannya, yaitu hanya diperbolehkan 5 atau 13 karakter
untuk penulisan password yang hanya menggunakan 1 jenis karakter. Untuk dua
jenis karakter (angka dan huruf) hanya diperbolehkan sebanyak 10 atau 26
karakter. Perlu diingat bahwa semakin panjang dan rumit password akan semakin
baik.
5.
Berikan Password WPA
Anda dapat juga memberikan password WPA (Wi-Fi
Protected Access). Pada penggunaan password WPA aturan yang harus ditaati
adalah jumlah karakter yang dapat digunakan antara 8 sampai 63 untuk satu jenis
karakter dan 64 karakter untuk lebih dari satu jenis karakter. Setelah selesai
nanti, Anda dapat mencetak password ini untuk kemudian digunakan menambah
komputer ke dalam jaringan nantinya. Dan perlu diingatkan bahwa penggunaan
kunci WPA tidak selalu dapat diterapkan di setiap komputer. Ada beberapa
perangkat jaringan nirkabel yang tidak dapat menerima kunci WPA.
6.
Ad Hoc
Satu lagi yang perlu dilakukan adalah
menjadikannya jaringan Ad Hoc. Jaringan Ad Hoc adalah jaringan yang hanya
menghubungkan komputer ke komputer tanpa melalui sebuah hub atau router sebagai
access point. Untuk jaringan nirkabel rumahan atau kantor kecil cukup menggunakan
jaringan jenis ini. Oleh sebab itu, salah satu yang tidak boleh dilewatkan
adalah memberikan tanda centang pada opsi This is a computer-to-computer
(ad-hoc) network, wireless access points are not used. Opsi ini terletak di
bagian paling bawah layar Association. Setelah selesai tekan OK.
7.
Mulai Buat Jaringan Baru
Langkah selajutnya adalah membuat jaringan
baru menggunakan koneksi yang sudah ada. Langkah pertama dalam membuat jaringan
Anda cukup mengikuti wizard yang ada untuk membuat jaringan biasa. caranya
masuk ke Control Panel. Kemudian pilih Network Setup Wizard. Ikuti petunjuk
yang diberikan. Pada saat wizard mulai dijalankan, Anda akan diminta untuk
memeriksa kembali perangkat jaringan yang akan digunakan. Apakah sudah lengkap
atau belum. Jika sudah lengkap Anda dapat melanjutkan. Jika belum pastikan
terlebih dahulu semua perangkat sudah terpasang dan terinstal dengan baik.
Semoga bermanfaat kawan ..
by : http://catatanmasreza
Semoga bermanfaat kawan ..
by : http://catatanmasreza
Memulihkan grub debian setelah menginstall ulang windows
Jika pada komputer kita terdapat dua sistem
operasi, misal : debian dan windows. Dan pada suatu ketika windows kita rusak
dan harus install ulang. Biasanya pada saat installasi windows, grub debian
akan hilang, master boot recordnya akan ditimpa oleh windows. Ketika komputer
restart maka otomatis akan masuk ke windows karena jalan menuju ke debian sudah
tidak ada lagi, alias grubnya hilang. Dan kebanyakan para newbie yang belum
tahu, biasanya mengambil langkah install ulang debian. Tapi cara ini sungguh
yang tidak sepantasnya diambil. Selain masalah waktu yang banyak terbuang, file
yang ada di debian juga ikut hilang. Nah, cara smart agar tidak menghabiskan
banyak waktu dan data yang ada di file system kita tetap utuh maka salah satu
jalan yakni memulihkan grubnya debian.
Semoga bermanfaat kawan .
by : http://catatanmasreza
Berikut langkah – langkahnya :
- masukkan cd installer debian
- pada saat booting pilih rescue mode. rescue mode ini adalah mode penyelamatan sistem pada debian. jadi bisa dikatakan seperti repair mode pada windows.
- langkah berikutnya akan berjalan seperti installasi biasa.
- sampai pada tahap pemilihan partisi hard drive yang berisi file system root. Kenapa harus file system root? karena boot loader yang akan di install akan dimasukkan kedalam partisi hard drive yang didalamnya terdapat file system root. biasanya prosesnya tidak akan berjalan ketika partisi yang dipilih bukan partisi yang terdapat file system root. jadi jangan khawatir salah memilih partisi atau takut data yang ada di windows akan hilang karena kesalahan memilih partisi tersebut.
- apabila sudah ketemu partisinya maka tekan enter dan pilih reinstall grub boot loader
- dan biasanya akan disuruh mengisi device for boot loader installation isilah dengan : /dev/sda atau /dev/hda tergantung partisi harddisknya…
catatan : penulis menggunakan debian lenny…
Semoga bermanfaat kawan .
by : http://catatanmasreza


















